-
20 Maret 2025 2:50 pm

Strategi Membangun Usaha Berkelanjutan dengan Manajemen Keuangan yang Tepat

Strategi Membangun Usaha Berkelanjutan dengan Manajemen Keuangan yang Tepat

Untuk memastikan bisnis terus berkembang, penting untuk memiliki strategi keuangan yang terstruktur.


Berikut langkah-langkahnya:


1. Tentukan Target Omzet Awal

🎯- Target minimal: Rp 100.000.000 per bulan 📊- Budget Marketing: 25% dari omzet (Rp 25.000.000)

Menentukan target omzet ini penting agar ada arah yang jelas dalam mengalokasikan dana dan menyusun strategi bisnis.

2. Jalankan Proses Marketing Secara Konsisten

Marketing adalah mesin utama yang mendorong penjualan. Gunakan kombinasi strategi berikut:

- Iklan Berbayar (Meta & TikTok Ads)
  • Targetkan audiens yang tepat sesuai produk.
  • Gunakan strategi retargeting untuk meningkatkan konversi.
  • Optimalkan iklan dengan A/B testing.

- Social Media & Influencer Marketing
  • Buat konten yang menarik di TikTok, Instagram, dan YouTube.
  • Gunakan micro-influencer dengan engagement tinggi.

- Email & WhatsApp Marketing
  • Kirim penawaran eksklusif ke pelanggan lama.
  • Gunakan broadcast WhatsApp untuk promo spesial.

- Optimasi Marketplace & Website
  • Pastikan halaman produk memiliki deskripsi, foto, dan video yang menarik.
  • Beri promo khusus bagi pelanggan loyal.

3. Alokasi Keuangan Berdasarkan Omzet

Setiap ada uang masuk, langsung bagi ke rekening terpisah sesuai kebutuhan usaha.

🔹- Persentase Alokasi Dana:


1️⃣- HPP (Produksi/Stok): 40% 2️⃣- Marketing: 25% 3️⃣- Margin (Keuntungan Bersih): 10% 4️⃣- Launching Produk Baru: 10% 5️⃣- Operasional: 5% 6️⃣- Karyawan: 7% 7️⃣- Pengelola (Direktur): 3%

catatan: alokasi bisa sisa atau kurang, bergantung laba ataurugi.

💡- Kenapa Harus Pisah Rekening? Agar tidak tercampur dan lebih mudah mengontrol arus kas serta memastikan setiap aspek bisnis mendapat alokasi yang cukup.


4. Pencatatan Keuangan yang Rapi

📌- Catat setiap pemasukan (uang masuk) 📌- Catat setiap pengeluaran (biaya produksi, operasional, iklan, gaji, dll.) 📌- Gunakan aplikasi akuntansi sederhana atau spreadsheet untuk monitoring keuangan. 📌- Pastikan setiap bulan dihitung Laba/Rugi.

- Formula Laba/Rugi: Total Omzet - biaya = Laba Bersih


📊- Evaluasi tiap bulan:

  • Jika laba kecil, cek apakah biaya produksi atau marketing terlalu besar.
  • Jika omzet naik, pertimbangkan ekspansi atau meningkatkan budget marketing.



5. Siklus Pengembangan & Reinvestasi

Untuk memastikan usaha terus berkembang:
🔄- Gunakan 10% dari omzet untuk launching produk baru. 🔄- Reinvestasikan keuntungan untuk meningkatkan produksi & pemasaran. 🔄- Optimalkan biaya operasional agar tetap efisien.


Kesimpulan & Action Plan

- Tetapkan target omzet minimal Rp 100 juta/bulan. - Alokasikan 25% omzet untuk marketing agar bisnis terus berkembang. - Pisahkan rekening keuangan sesuai kebutuhan usaha. - Catat setiap pemasukan & pengeluaran secara rapi. - Evaluasi hasil setiap bulan & lakukan optimasi. - Gunakan keuntungan untuk ekspansi produk & bisnis.

🚀- Dengan strategi ini, bisnis bisa tumbuh secara berkelanjutan dan lebih terstruktur!
Blog Post Lainnya
-
PANDU STORE INDONESIA
Jl. Soekarno Hatta No. 381 Bugangin, Kota Kendal, Jawa Tengah, ID 51314
085157009099
admin@pandustoreid.com
pandustorecoid@gmail.com
Social Media
@2025 Pandu Store Indonesia Inc.